Isyarat Yang Tak Meniada (repost)
tak terbatas sepi aku terbuai hening melafadzkan tentangmu
merangkum kesan yang sempat membuatku bergetar tak meniada
lalu terdiam..
kenapa isyarat itu tetap tersenyum meski terus kuingkari
serupa wangi ambrosia mencumbui nadiku
kerling mungil itu terus menatapku manja
lincah meningkahi otakku
ingin aku kau mengerti
semestaku sudah terlalu larut untuk memaknai indahmu
0 Komentar untuk "Isyarat Yang Tak Meniada (repost)"